This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Rabu, 15 Maret 2023

Aksi Kamisan, BEM Malang raya menuntut Keadilan

Massa aksi yang berujung Keos, photo:dokumen pribadi 

Malang- Aksi Kamisan Badan Eksekusi Mahasiswa (BEM) Malang raya soroti Sindang kasus Kanjuruhan 01 Oktober lalu, di bundaran balaikota Malang, Kamis (16/03/2023). 
 
Kordinator BEM Malang raya, Abi Naga Parawansa mengungkapkan rasa kekecewaan atas keputusan pengadilan Jawa timur yang tidak berkemanusiaan. 

 "Aksi hari ini merupakan bentuk penyikapan kami terhadap hasil sidang tragedi Kanjuruhan, yang tidak berkemanusiaan. Jika memang seandainya sudah ditentukan vonis bebas itu, tentu menjadi gerakan kami meluap," seru Abi. 

 Abi menyampaikan bahwa BEM Malang raya akan terus mengkawal keenam poin tuntutan. Enam poin tuntutan itu antara lain, pertama mendesak majelis hakim untuk menjatuhkan putusan seberat-beratnya dan seadil-adilnya, terhadap terdakwa dalam pengadilan tingkat pertama, banding dan kasasi.

 Kedua mendesak Komnas HAM dan Kejagung pro aktif untuk melakukan penyelidikan, pertanggung jawaban komando pelaku level atas pelanggaran HAM berat Kanjuruhan secara pro yudisial. 

Ketiga, mendesak Kapolri untuk segera memperbaiki institusi kepolisian dan mengusut keterlibatan pelaku level atas tragedi Kanjuruhan.

 Keempat, mendesak panglima TNI untuk menghentikan segala bentuk militerisme dan kekerasan terhadap masyarakat sipil. 

Kelima, mendesak PSSI dan PT LIB untuk bertanggungjawab secara hukum atas matinya 135 Korban jiwa dan ratusan luka. Keenam, mendesak kepada komisi yudisial untuk menindak tegas hakim yang memeriksa perkara Kanjuruhan, karena membiarkan polisi aktif menjadi penasehat hukum dari terdakwa yang merupakan polisi. 

 kordinator BEM Malang raya itu mengungkapkan pelaku yang terlibat dalam aksi kamsinan, merupakan kumpulan dari masyarakat sipil, Mahasiswa dan Aremania. Dengan jumlah masa aksi ratusan orang. 

 "Jadi kita semua elemen masyarakat sipil, dan juga mahasiswa, baik ada organ-organ sekalipun dari BEM U dan BEM FA, kemudian ada MJW, kamisan yang tergabung dalam aksi kamisan. Aremania kampus juga ikut, dengan jumlah anggota seluruh berkisar 200 sampai 300 orang," ujar Abi.

 Abi menyampaikan akan ada aksi periode berikutnya, jika poin tuntutan tidak di dengar dan indahkan. Dan tentunya akan hadir dengan masa yang lebih banyak. 

 "Kita masih rembukan kepada seluruh teman-teman elemen, nanti kiranya kita akan mengawal dalam bentuk apapun. tentunya kita akan turun aksi lagi dengan masa yang lebih banyak lagi", ungkap Abi. 

 Ia berharap, dengan aksi hari ini bisa memberikan semangat kepada korban tragedi Kanjuruhan. Serta memberikan semangat perjuangan dalam menuntut keadilan.

 "Output kita harapkan pertama bisa memberikan semangat terhadap para korban karena hari ini korban-korban butuh support, pengawalan secara psikologis kemudian aksi ini harapannya bisa memberikan semangat perjuangan kepada korban untuk menuntut keadilan itu sendri," tegas kordinator BEM Malang raya (Wily)
Share:

Senin, 13 Maret 2023

Launching Aplikasi Malpro dan tukusam, Sutiaji Dorong ASN Belanja Produk UMKM


Foto: google 


Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) berupaya mengintegrasikan antara UMKM dengan kemajuan teknologi. Salah satunya, meluncurkan aplikasi Malpro dan Tukusam sebagai wadah jual beli UMKM di Kota Malang. Wali Kota Malang, Sutiaji mendorong para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di lingkungan Pemkot Malang agar bisa belanja menggunakan aplikasi ini. Dengan begitu, tingginya jumlah transaksi mampu mengangkat dan memberdayakan para produsen lokal Kota Malang. “Nanti saya mohon di (Dinas) Kominfo ada dua cara. Satu pakai aplikasi, yang kedua pakai manual,” seru Sutiaji. Lebih lanjut, Sutiaji berharap, lingkup transaksi seharusnya tidak terlalu luas antar kecamatan, namun bisa dipersempit di dalam satu kecamatan itu sendiri. Sehingga wilayah transaksinya lebih mudah dijangkau. “Karena ini saya lihat ada 165 UMKM yang sudah masuk, cuma kan lintas. Kalau orang Lowokwaru hanya beli beras, nanti berasnya di marketplace sini yang ada di Kendungkandang. Jadi kalau bisa nanti pengelompokan malah enak, jadi oh ini wilayah sini belanjanya lebih mudah,” tambahnya. (Wily)
Share:

Definition List

Unordered List

Support