 |
| Foto: google |
Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) berupaya mengintegrasikan antara UMKM dengan kemajuan teknologi. Salah satunya, meluncurkan aplikasi Malpro dan Tukusam sebagai wadah jual beli UMKM di Kota Malang.
Wali Kota Malang, Sutiaji mendorong para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di lingkungan Pemkot Malang agar bisa belanja menggunakan aplikasi ini. Dengan begitu, tingginya jumlah transaksi mampu mengangkat dan memberdayakan para produsen lokal Kota Malang.
“Nanti saya mohon di (Dinas) Kominfo ada dua cara. Satu pakai aplikasi, yang kedua pakai manual,” seru Sutiaji.
Lebih lanjut, Sutiaji berharap, lingkup transaksi seharusnya tidak terlalu luas antar kecamatan, namun bisa dipersempit di dalam satu kecamatan itu sendiri. Sehingga wilayah transaksinya lebih mudah dijangkau.
“Karena ini saya lihat ada 165 UMKM yang sudah masuk, cuma kan lintas. Kalau orang Lowokwaru hanya beli beras, nanti berasnya di marketplace sini yang ada di Kendungkandang. Jadi kalau bisa nanti pengelompokan malah enak, jadi oh ini wilayah sini belanjanya lebih mudah,” tambahnya. (Wily)
0 komentar:
Posting Komentar