Kekuatan suatu bangsa di lihat dari bersatunya rakyatnya, mulainya pergerakan Indonesia ke arah persatuan mulai dari tahun 1908 dimana masiswa kedokteran dan bung Tomo membentuk sebuah organisasi kecil dengan nama bung Tomo, dari sinilah mulainya bangkit semangat persatuan dari masyarakat Indonesia Karena adanya visi dan misi yang ingin menjadi kemerdekaan Indonesia yang sistematis dan intelektual dan ideologi, sehingga itu menjadi cikal bakal kemerdekaan Indonesia.
Semangat persatuan sudah melekat pada diri bagi pergerakan Indonesia,mendalam ke hati-hati orang Indonesia yang berjuang membela keselamatan tanah air dan bangsa, sehingga masyarakat sadar akan penindasan dan bersatu membentuk kekuatan
Untuk itu kita masih teguh terhadap pepatah yang mengatakan bahwa di dalam persatuan kita berdiri,di dalam perceraian kita jatuh.Pepatah ini sangatlah melekat pada diri kita bangsa Indonesia,
Nasionalisme kita bukan nasionalisme ke barat-baratan yg menyerang-nyerang suatu nasionalisme yang mengejar keperluannya sendiri,suatu nasionalisme yang dengan perdagangan untung dan rugi. Tetapi nasionalisme kita adalah nasionalisme yang membuat kita menjadi perkakasnya tuhan,dan membuat kita menjadi hidup dalam roh.
Ada juga organisasi PNI, sarekat Islam yang melakukan sosialisasi tentang persatuan, tetapi haji agus salim menulis berdasarkan pengertiannya bawah nasionalisme yang membuat bangsa akan menyombongkan diri tetapi bung Karno meluruskan pernyataan haji Agus Salim tersebut bawah nasionalisme Indonesia bukan nasionalisme ke barat -baratan yang menindas bangsa lain tetapi nasionalisme yang penuh persaudaraan dan mengapdi pada bangsa sendri dan negara lain.
Sebagai pemuda generasi penerus bangsa Indonesia, persatuan itu penting, bila kita pemuda tidak bersatu maka tidak akan ada masa depan bangsa Indonesia, karena nasib Indonesia Satu tahu, sepuluh tahun bahkan seratus tahun yang mendatangkan ada di tangan kita dan apa yang di cita - citakan oleh para pahlawan kemerdekaan, apa yang kita inginkan untu anak cucu kita nanti, cita-cita luhur untuk menjadi bangsa bebas dari negara jajahan,baik mental maupun fisik.
Itu semua tidak akan terwujud jika kita tidak bersatu dan dalam poin ke tiga pancasila sudah di tegaskan " persatuan Indonesia" dan negara Indonesia adalah negara yang bineka tunggal ika (biar berbeda-beda tetapi tetap satu).
Tanpa persatuan tidak mungkin menegaskan perjuangannya dan kita harus bersatu padu seperti sapu lidi, kalau sapu lidi hanya satu tidak mungkin bisa menyapu kotoran tetapi jika banyak, maka apapun kotoran bisa di bersikan. begitupun dengan ancaman kepada negara tanpa persatuan pasti kita mudah runtuh.
Jika kamu mengaku warga negara Indonesia, mari kita bersatu untuk menjaga kapal Indonesia raya yang kita tumpangi ini tidak cepat karang di hampar oleh ombak yang deras.
Jika di tanya apakah persatuan dan kesatuan Indonesia ada digenggaman kita?
Di kutip dari konstitusi pasal Bab satu 1 ayat 1 bawah "negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik". Suapaya bisa di pahami bahwa makna dari negara kesatuan berbentuk republik itu, segala suku bangsa,agama,budaya dan ras yang ada di indonesia, itu di persatuan yang namanya Indonesia. Jiak di tanya apakah persatuan ada di genggaman kita, ya tentu, melalu proses dulu kita pada tahun 1928 dipersatukan oleh sumpah pemuda kemudian pada tahun 1945 kita di persatuan oleh proklamasi kemerdekaan dan pada tahun 1998 kita dipersatukan oleh gerakan reformasi.
Adapun hambatan yang membuat persatuan itu tergoyahkan. Selai keadaan ekonomi adanya pada akhir-akhir ini dengan hadirnya aliran-aliran agama baru yang merasa paling benar,suci bahkan yang sah dan mengkomunikasikan umat agam lain. Untuk itu kita sebagai pemuda hari memberikan pencerahan kepada oknum seperti ini karena dasar negara kita adalah Pancasila buka agama dan negara yang menganut sistem demokrasi bukan sistem yang lain.
(Wily Daru)