Hidup kita sebelumnya bagaikan semut yang mondar - mandir, tidak ada yang melarang mau kemana aja,tetapi ketika adanya dirimu Corona yang membuat ruang gerak kami menjadi terbatas.
Kami dituntut untuk lebih mandiri, bersika menyendiri dan dituntutkan menjunjung tinggi nilai egoisme, dan jika kami bertemu dengan teman lama,keluarga dan saudara-saudari kami dan yang lain itu menjadi terasa asing, karena silaturahmi kami dibatasi oleh dirimu yang datang tanpa di undang dan tak tahu kapan pamit dari muka bumi ini.
Engkau sudah makan banyak korban jiwa di bumi ini, kami sudah berusaha untuk melawan engkau tetapi engkau masih merajalela dimana-mana.
Sebagai makhluk sosial tentu kami butuh komunikasi satu sama lain, tapi karena dirimu, Waktu berkerja kami pun di batasi, kami bisa mati kelaparan, jika tidak bisa menahan segala penderitaan ini. Apakah ini yang di namakan dunia mau kiamat ataukah ini hanya setingan dari negara-negara yang kuat, tetapi belum tentu begitu.
Jika di pikir- pikir, kalau ini memang setingan dari negara-negara yang kuat mengapa Corona bukan hanya ada di negara kita tetapi Corona juga ada di setiap negara.
Satu pertanyaan kami, mengapa engkau rela memakan manusia?, Jika engkau dalam bentuk wujud sudah kami bunuh dan kami bakar - bakar sampai hangus. Tetapi karena engkau tidak bisa kami lihat dan kami Rabah,untuk itu kami hanya pasrah dan banyak - banyak berdoa kepada Tuhan, karena segala sesuatu yang ada di dunia ini Tuhan yang ciptakan.Untuk itu kami yakin engkau Hanaya bisa di hancurkan oleh sang pencipta mu.
Bersyukurlah bagi saudara-saudara kami yang memiliki harta yang banyak karena dengan mudah mereka mendapatkan makanan, sedangkan kami masyarakat lemah dan miskin ini sangat menderita apa lagi jam kerja kami di batasi,
Bagaimana bisa kami makan, jika kami tidak bisa berkerja, terpaksa untuk mempertahankan diri kami supaya masih bisa hidup dengan cara tetap berkerja dan berpasrah kepada Tuhan.
Jika memang ini sudah menjadi takdir, kamipun tidak bisa menolak tetapi kami hanya bisa melawan dengan mengikuti segala protokol kesehatan dan peraturan yang di keluarkan oleh pemerintah.
Corona kami juga terima kasih kepadamu,karena dirimu kami bisa berkumpul bersama keluarga dalam serumah.
Saya mengajak saudara saudari saya,supaya manfaatkan alat teknologi untuk berbisnis online sehingga memudahkan kita dalam menghasilkan uang
(_wily Daru_)







0 komentar:
Posting Komentar