Egoisme adalah salah satu sikap mahkluk sosial yang hanya memberikan diri sendri dan menganggap diri paling benar.
Egoisme berarti menempatkan diri di tengah satu tujuan serta tidak peduli dengan penderitaan orang lain, termasuk yang di cintainya ataupun yang di anggap sebagai teman dekat.
Ketika kita beranjak remaja di situlah kita mulai mengenal kata yang namanya cinta, cinta berarti suatu emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Dalam konteks filosofi cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang.
Kata cinta, bisa menggabungkan dua karakter yang berbeda, yang dimana ketika dua karakter ini bertemu dan menjalin hubungan yang di namakan cinta.
Ketika anda ingin hubungan itu berjalan dengan lama atau lebih trendy nya itu langgeng, maka anda harus menghilangkan rasa egois, dengan demikian hubungan anda berjalan dengan baik, tetapi ketika anda mempunyai rasa egois yang tinggi dan menganggap orang lain selalu salah, percayalah hubungan anda tidak akan berlangsung lama dan selalu saja bertengkar akibat dari rasa kecurigaan.
Ketika di tanya mengapa? Karena rasa egois itu adalah menganggap diri paling benar dan tidak percaya kepada orang lain.
Bersyukurlah bagi orang-orang yang menjalin hubungannya sudah lama, karena kalian sudah membuang rasa egois itu. Dan semoga kalian bisa menjadi motifator bagi orang-orang yang mempunyai rasa egoisme yang tinggi.
Sekali lagi saya tegaskan,kalau mau hubungannya berjalan dengan baik hilangkan rasa egoisme.
Orang yang egois berarti orang yang tidak mau berbaur dengan orang lain, dan orang yang egois yang paling sulit mendapatkan bantuan dari orang lain.
(_Wily Daru_)











