This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Senin, 12 Desember 2022
Perempuan dan kekecewaan*
Sabtu, 09 Juli 2022
Enu Manggarai
Kaum Rebahan di Tengah Perspektif Masyarakat
![]() |
| Penulis|Wily Daru| |
Hai!
bagaimana kabar hari ini? masih tetap semangat untuk belajar,kan ? Atau justru sebaliknya ?
kamu pasti sering dengar kata rebahan akhir-akhir ini. Apa lagi ketika kamu membuka media sosial seperti Twitter, Instagram, Facebook dan media sosial lainnya.
Buat kalian yang belum kenal kata ini, rebahan adalah kata yang di gunakan seseorang untuk menunjukkan bahwa dia sedang tidak melakukan aktivitas apa-apa atau lagi malas-malasan.
Kata rebahan bisa juga kita samakan dengan kata mager (malas gerak) yang mengabarkan bahwa kalau orang itu sedang malas banget. Mau keluar dari rumah ataupun bangkit dari kamar tidur. Sampai-sampai ada yang menyebutnya "kaum rebahan"
Dua kata ini, muncul di tengah prespektif masyarakat karena kondisi real yang terjadi hari ini. Istilah "kaum rebahan" mulai muncul sejak aksi demo Mahasiswa di bulan September lalu, hingga terus digaungkan sampai saat ini. Merujuk pada orang-orang yang lebih memilih untuk bersantai dan berbaring di kasur dari pada mengisi waktunya dengan hal yang positif dan produktif.
Pelaku utama dari kaum rebahan adalah generasi milenial sampai ke generasi Z, Dalam hal ini adalah "Mahasiswa". Menurut kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) generasi milenial Adalah generasi yang lahir dari tahun 1980-1990 sementara generasi Z lahir dari tahun 1990-an sampai tahun 2000-an.
Berbicara soal generasi, pasti yang ada di pikiran kita adalah tentang perubahan. Perubahaan yang di mana mampu mendobrak dunia dengan segudang ilmu pengetahuan dan teknologi yang canggih.
Tetapi hari ini kita di lemahkan dengan dua pilihan antara memilih berkembang atau terus berjalan di tempat dengan menikmati jery payah, inovasi dan kreatif orang lain. Maraknya perkembangan teknologi tidak dapat kita pungkiri, alhasil kita dapat memperoleh segala sesuatu dengan instan. Hal ini yang menjadi dasar sehingga kita merasa nyaman di kasur.
Jika idealisme hanyalah di miliki pemuda.akan di isi apa periode Kalian sebagai mahasiswa?
Pikiran yang masih idealis acap kali dinodai dengan segala kepentingan semata, tanpa menyumbangkan pemikirannya untuk membangun masyarakat.
Hal ini, bukan lagi kehidupan yang baru di zaman ini, di mana pilihan yang terbaik adalah "rebahan", apalagi ketika orang lagi capeh, lelah dan moodnya untuk beraktivitas sedang tidak baik-baik, terpaksa rebahan sebagai pilihan yang tepat.
Tetapi akan di sayangkan jika waktu kita hanya di habiskan untuk rebahan, apalagi saat ini yang paling banyak memilih posisi ini adalah mahasiswa "kaum rebahan". Yang dimana sedikit-sedikit mengeluh jika di kasih tukas oleh dosen, dan menganggap bahwa dosen yang sering memberikan tugas adalah dosen killer (mematikan).Namun rugilah mahasiswa jika di sempitkan dengan perkuliahan,padahal sedang di nina bobo oleh pilihannya sendiri untuk mencari posisi aman
Najwa Shihab pernah berkata " menjadi seorang mahasiswa adalah sebuah privilege , keistimewaan yang tak di miliki semua pemuda yang mendapatkan kesempatan". Itu adalah sebuah perjuangan dan tanggung jawab karena kalian adalah "mahasiswa", maha dari siswa yang berkesempatan untuk mereguk dalam sumur pengetahuan.
Untuk itu, perbanyaklah literasi karena tujuan dari sebuah pendidikan adalah memperhalus perasaan, memperkuat kepekaan dan mempertajam pikiran. Jadi bangkit dan lawanlah rasa malas itu dengan semangat belajar. Belajar tentu suatu keharusan yang tidak boleh di abaikan. Nikmati kehidupan kampus dengan terus mengasah, jangan menghabiskan waktu untuk berkeluh kesah karena kita adalah generasi penerus bangsa.
"Bacalah sebanyak-banyaknya buku,jangan main gadget melulu. Koko-koko tentu boleh saja, apalagi di seketariat organisasi mahasiswa. Kenali teman-teman mu hayati masyarakat disekitar mu agar kampus tak menjelma sebagai tembok yang menjajakan mu",(Najwa Shihab).
Malang,9 Juli 2022
Catatan pagi
Rindu enu
Weta merupakan makhluk perasa eme puji le Nara. Tamat tae "molas", enu begtu merasa bahagia. Apalagi ata tombo nengtu one Mai ge Nara hot Monang lite enu. enu seakan terbang melayang eta Awang cama nio layangan.
Rindu adalah segala tentang enu ata toe ma ngace Mora one Mai pikiran de nara,
Apa lagi usang Mese peang Salang, aku Nara masih diam, sedang sibuk meredam rindu,kawe tempat iling one ite enu.
Aku Nara berharap semoga sangen kekurangan de Nara, ite enu Sudi jadikan sangen situ sebagai penghias terindah one mata agu nai dte enu.
Meskipun aku Nara toe ngace nyebrang lautan dan Menerjang badai. Tetapi ite enu perlu tahu aku Nara ngace pande bahagia enu,dengan segala cara apa pun itu.
Malang,09 Juli 2022
Goresan di sudut kamar
Senin, 06 Juni 2022
Antara mimpi dan tindakan
Malang yang dingin
Mengusik hangatnya harapan orang tua
Harapan tak kunjung di kerjakan dengan baik
Datang begadang
Bukan untuk belajar tetapi bermain game
Katanya mahasiswa
Tapi tingkahnya macam anak berandalan
Mentari pagi
Ku siap untuk mengawali hari
Dengan sejuta harapan dan mimpi
Kan ku berjuang tuk wujudkan
Cita demi bangsa
Hari demi hari pandemi meraja lela
Jangan kau biarkan pandemi
Sebagai alasan mu untuk berjuang
Tak akan ada alasan untuk putus asa
Kini saatnya kita mewujudkan mimpi
Jangan mengucilkan waktu yang datang
Dan pergi tanpa pamit padamu
Dengan kesenanganmu
Ingat orang tua yang selalu memotivasi
Dengan berkerja keras membiayai kuliah mu
Doa menjadi senjata tajam
Untuk mengiringi garis perjuangan mu
Untuk mewujudkan mimpi
Jangan lengah
Dengan perkembangan globalisasi
Ingat masa depan mu
Bukan di tentukan orang lain
Melainkan dirimu sendiri
Penulis : Willi Daru
Selasa, 31 Mei 2022
PENTINGNYA MENJAGA HUTAN UNTUK GENERASI YANG AKAN DATANG
![]() |
| penulis: Seferinus Agong|Opini |
Indonesia merupakan salah satu Negara yang memilik ihutan yang sangat luas, hutan di Indonesia memilii peran penting bagi ekosistem yang ada di Indonesia selain itu hutan juga menghasilkan sumberdaya alam yang tidak ternilai hutan merupakan rumah bagi flora dan fauna, hutan juga berperan penting bagi kehidupan manusia, yanng dimana hutan memmberikan oksigen karbondoksida Co2 Dan Air Disinil ingkungan sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia, misalnya sumber air yang dibutuhkan banyak dar ipegunungan serta manfaat dari berbagaimacam pepohonan dapat digunakan untuk membuat banggunan contohnya rumah gedung dan lain sebagainyar.Manusia menjadi salah satu factor penentu dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus memiliki peran dan tanggungjawab untuk memberdayakan kekayaan lingkungan guna kelangsungan hidup ekosistem. Dalam kenyataan keingina nbesar untuk memenuhi kepuasan hidup. Manfaat atau fungsi hutan bag kehidupan manusia secara langsung mau pun tidak langsung sangat banyak dan beragam. Hutan tidak saja sebaga isumber kayu dan hasil hutan lainnya yang memberikan manfaat ekonomi. Secara tidak langsung hutana akan memberikan pengaruh pada kehidupan di hilirnya. Hutan juga mempunyai fungsi perlindung ante rhadap tata air. Dengan adanya seresah di lantai hutan dan struktur tanah gembur, air hujan tersera pseresah dan masuk kedalam tanah.
Tetapi yang kita temui sekarang ini pada kenyataannya banyak sekali kerusakan lingkungan atau hutan yang disebabkan oleh dua factor yang diama factor oleh manusia sendiri dan factor alam, faktor manusia antarannya dimana manusia yang tidak pernah memperhatikan kebersihan lingkungan dan menebang pohon sembarangan tanpa menanam Kembali pohon tersebut, sedangkan factor alamnya adalah bencana banjir yang sering terjadi, tanah longsor, gempa bumi dan lain-lain. “generasi muda sekarang diposisisikan sebagai mitra kerja, sedangkan dulu hanya dianggap sebaga itenaga kerja, sehingga sekarang masyarakat benar-benar di hargai.Generasi muda sekarang bisa di ajak bekerjasama dan ada kemauan untuk mengelolah hutan bersama-sama dengan perhutani Sebagai negara yang memiliki hutan hujan tropis di dunia, Indonesia menjadi paru-paru dunia. Hutan di Tanah Air menyimpan banyak sumber daya alam dan sumber daya energi, baik yang berasal dari fosil maupun nonfosil. Generasi muda, sebagai pembuat keputusan di masa depan yang akan memanfaatkan hutan dan energi, harus terinformasi dengan baik, termotivasi, dan membangun antusiasme agar dapat mengelola hutan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.yang diharapkan sebagai generasi penerus adalah mengarahkan masyarakat kepada hal yang lebih baik untuk menjaga kelestarian hutan agar tidak terjadinya berbagai bencana alam, serta waspada dan hati- hati terhadap api dan reboisasi lahan gundul serta tebang pilih tanam Kembali dan jangan membakar hutan. Dalam hal penghijauan, pohon ditanam dalam lahan petani yang digarap, pohon itu mengambil ruas tertentu sehingga jumlah luas lahan yang tersedia untuk tanaman petani berkurang. Lagi pula pohon itu akan menaungi tanaman pertanian dan akan mengurangi hasil.
Sabtu, 20 November 2021
Kisah di kesunyian
| (Suasana Gelap kebun roJo) potret Wily Daru |
Malam yang dingin dan sunyi, aku ditemani suara jangkrik dan cahaya indah bulan purnama yang membawa harapan buat para pasangan.
Api unggun menghangatkan badan dari dinginnya bumi perkemahan kebun roJo. Canda dan tawa mengisi waktu yang sedang berputar dengan cepat.
Aku bangun terlebih dahulu menyambut sang fajar di pagi hari. Aku meratap cahaya gemerlap di pagi hari menjelang matahari terbit.dia yang dulu pergi, kini kembali untuk menghibur diriku dengan cahaya penginspirasi pagi.
Udara yang segar ku hirup dari alam yang indah, bumi perkemahan kebun roJo menjadi tempat penuh kenangan, yang tak pernah ku bayangkan sebelumnya.
Kopi hitam menjadi saksi bisu,yang setiap kali di seduh akan selalu ada harapan baru. Entah semalam aku mimpi apa, sehingga Pagi ku menyenangkan dan alam menyambut ku dengan tulus.
Wahai kau yang ada di gelap malam janganlah engkau mempermainkan aku dengan keindahan alam mu.
Malang,21 November 2021
( sibolot )
<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-9042934573743408" crossorigin="anonymous"></script>
Rabu, 15 September 2021
Keluarga adalah pahlawanku
![]() |
| Ilustrasi keluarga |
Hidupku hanyalah sebuah titipan yang di anugerahkan oleh sang kuasa. Pagi ini suara ayam menjadi melodi yang berarti. Ia setia membangunkan aku saat aku tidak siaga menghadapi hari esok.
Hidupku bagaikan Kiasan cahaya dari orang tuaku. Waktu itu, saat aku lahir kedua insan yang menantikan kehadiranku masih lengkap dan aku merasa hidupku sempurna bersama insan yang di takdirkan Tuhan untuk menjadi pemantau di setiap garis hidupku.
18 tahun lamanya ayahku berjuang demi menghidupi kami sekeluarga. Dari pagi hingga malam keringat dicucuran demi sesuap nasi.
Hidup yang kami jalani begitu keras dan tak biasa. Namun jika di renungkan mungkin garis Tuhan yang mengharuskan kami menjalaninya seperti ini. Begitulah kiraanku.
Pedihnya, saat ayahku hanya tinggal kenangan yang aku lakukan kini merenung sendiri dalam kamar. Dalam hati aku berucap
"Terima kasih Tuhan Karena engkau pernah menghadirkan sosok pahlawan luar biasa yang aku temui dalam hidupku. Tapi aku sedih, saat engkau menitipkannya, lalu menorehkan kenangan yang indah yang paling aku abadikan, namun aku merasa saat ini engkau benar-benar tak adil mengabilnya kembali dan meninggalkan kenangan indah kami. Sejujurnya bukan itu yang aku inginkan".
Waktu itu aku baru menyadari bahwa ayahku bukanlah milikiku, tetapi milik Tuhan, yang dititipkan sementara lalu mengambilnya kembali.
Ayahku pergi bukalah tanpa alasan tetapi karena Tuhan lebih menyayanginya dan dia lebih mencintai Tuhannya,,maka dia mengikuti Tuhan nya.
Sejak kepergiannya keluargaku lebih berantakan, entah Karena nakoda nya menghilang dan Ibuku terpaksa manjadi nakoda dalam keluarga ku demi membangun keluarga kami
Kakakku yang menjadi panutan keluarga yang menggantikan ayahku, yang mengurusi keluarga bersama ibuku yang sudah berusia.
Sedangkan aku tidak bisa berbuat apa-apa karena aku hanyalah manusia bodoh yang hadir dalam keluarga kami.
Meskipun orang bilang kesuksesan keluarga itu di lihat dari sukses nya anak bungsu, dan cerminan keluarga adalah anak bungsu, ketika anak bungsu gagal semua dalam keluarga menjadi gagal karena tidak bisa mendidik satu orang.
Aku Perlahan mulai memahami akan segala permasalahan yang terjadi, dan aku berfikir ketika aku tidak bisa menjadi cerminan keluarga ku maka aku hanyalah orang bodoh yang tak berpunya pikiran dan perasaan
Yang rela menyakitkan keluarga ku sendiri.
Tuhan memalukan kita, bukanlah hal yang buruk. supaya kita kuat ketika di anggap sampah oleh manusia yang tak punya perasaan.
Orang tuaku adalah Tuhan ku, karena mereka orang yang pertama kali ada di sisiku ketika aku jatuh di jurang sekali pun.
Aku yakin bahwa kegagalan atau masalah Hanyalah angin yang berlitas, yang datang sesaat lalu menghilang, wahai jiwa kembalilah menguat ragaku, supaya aku bisa melewati masalah ini.
Malang, 16 September 2021
Catatan si bolot
Jumat, 10 September 2021
Ibuku Marselina
Marselina Mence
M:ama, aku mencintaimu lebih dari apapun itu
A:ntara kisah yang berkelabu bersama waktu
R:agaku terlalu pasrah untuk waktu yang melaju
S:osok ayah tangguh yang selalu ada untukmu
E:lok paras dipenghujung senyum kaku
L:iontin lama kembali menjerit sendu
I:ni aku anakmu mengadu nasip ditanah rantau
N:amamu ayah selalu ada dipelupuk doaku
A: ahw Tuhan, terlalu cepat engkau mengambil ayahku.
M:enitih rindu yang terus menghantu
E:ntah aku yang terlalu mengharap pada waktu
Agar bisa membahagiakan ibu
N:amamu papa selalu ada disetiap relung doaku
C:intamu ayah tak lekang bersama kepergian mu di 18 tahun usiaku
E: ntahlah Tuhan, skenario mu indah dikala aku
Tertawa kaku didepan buku dan waktu. Dengan sejuta doa dan ucapan selamat memperingati hari ibu.
Si bolot, malang 22 Desember 2021
Kamis, 17 Juni 2021
Pejuang pencari eksistensi
Perahu berlayar beberapa tahun sudah lama Perahu di dayung dengan kayu balok yang kokoh ,Satu orang sebagai kapten yang memerintah arah geraknya perahu
Di nahkodai oleh orang-orang yang hebat yang mencari eksistensi di tengah keramaian masyarakat.
Katanya! kita berjuang melewati lautan yang luas dan samudra yang dalam untuk untuk kepentingan bersama,
Nyalakan api perjuanganmu sebagai tanda cahaya hadirnya sang pejuang, tetapi dibalik itu semua hanyalah sorak Sorai dibalas kepentingan perut pribadi.
Muka yang kelihatan manja padahal dalamnya ada ular yang mengadu domba.Wahai engkau yang katanya pemimpin,Mengapa engkau hadir untuk menghancurkan kami semua,kami sudah susah paya membangun dan menjaga rumah kami.
Janganlah engkau hadir untuk menghancuri, tetapi hadirlah sebagai motivator karena sebagi pendahulu kami.
Jangan sampai Apa yang kamu buat hari ini hanya semata-mata untuk kepentingan pribadi dan mengisi perutmu yang besar untuk mencari nama supaya di kenang ketika meninggalkan rumah.
_Si bolot_
Senin, 10 Mei 2021
Teruslah berusaha tanpa lelah
Hari demi hari terus berlalu
Siang dan malam tak terasa
Waktu terus berjalan Membawa hal yang baru
Jangan pernah menyerah ketika lelah
Bangkit dan terus berjuang untuk berjalan
Masih banyak rakyat tertindas yang harus kamu perjuangan
Kamu bagaikan pelita bagi rakyat yang tak berdaya
Kamu hadir sebagai pelita Di tengah masyarakat
Jangan jadikan api perjuangan di bawah kubur, tunjukkan kegigihan untuk rakyat tertindas.
Manfaatkan hari mudah mu untuk berusaha
Jangan sia-siakan waktu yang masih ada.
K(Wily Daru)















