Selasa, 16 Mei 2023

 

Judul Berita In-Depth 1

Tragedi Kanjuruhan: Dapatkah Indonesia belajar dari masa kelam persepakbolaan Inggris?

1.     Gaya Narasi

Gaya bahasa dalam berita ini yaitu naratif, karena menceritakan secara jelas alur cerita dari awal sampai pada akir, serta menggunakan kata dan bahasa yang baku. In-Depth Reporting ini menggunakan kalimat yang baku, kata-kata yang digunakan mudah dipahami dan di mengerti. Tidak ada kata atau kalimat yang tidak saya pahami, hal itu karena bahasa yang digunakan sesuai KBBI, meskipun ada beberapa istilah yang digunakan, namun pada bagian narasinya diberi penjelasan maksud dari istilah tersebut. Meskipun begitu, sebagai pembaca saya merasa narasi yang digunakan terlalu kaku, sehingga ketika membacanya in-depth ini saya merasa cepat bosen karena bahasa yang digunakan sangat baku.

2.     Uregensi isu

Tragedy kanjuruhan yang menjadi malah petaka dalam sepak bola Indonesia, kemudian Indonesia berkerjasama dengan fifa untuk mengembangakan fasilitas sepak bola iindonesia. Dan berharap Indonesia bisa menjadi seperti negara iggris yang berkembang sepak bolanya setelah tragedy di stadion liverpol

3.     Novelty

Adanya harapan kesamaan dengan tragedy yang menimpa sepak bola inggris pada puluhan tahun yang lalu, untuk bagaimana bisa seak bola Indonesia juga bisa belajar dari negara inggri tentang erkembangan sepak bola yang sagat baik, mulai dari tata tempat duduk yang tidak lagi dalam bentuk tribun melainkan pakai kursi

4.     Narasumber yang di wawancarai sangat lengkap dan juga sangat berkompeten sesuai isu yang dibahas, mulai dari

·       Amal Ganesha selaku Direktur Ganesport Institute -lembaga yang bergerak di bidang manajemen dan kebijakan olahraga-kepada BBC.

·       Jerome Wirawan, editor BBC News Indonesia

·       David Conn

·       Aditya Pratama, seorang wartawan Indonesia yang menghadiri pertandingan antara Arema FC dan Persebaya Surabaya

·       Presiden Jokowi seusai bertemu Presiden FIFA, Gianni Infantino.

5.     Desain

Berita ini di tulis dengan runtut dan data yang menjadi korban terdaftar jelas, sehingga bentuk desainya juga bagus, tetapi yang menjadi kekurangganyana tidak ada infografis. (ferdinandus wily daru_2020230009)

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Definition List

Unordered List

Support